Home » » TNI BERSAMA MASYARAKAT GROPYOK TIKUS

TNI BERSAMA MASYARAKAT GROPYOK TIKUS

Written By Unknown on Kamis, 07 Mei 2015 | 15.04



KESUGIHAN   Media Center Kodim 0703/Cilacap  Kamis (07/05/2015) Menjelang musim tanam ke dua tahun 2015 TNI bersama masyarakat gelar kegiatan gropyok tikus.

Warga masyarakat desa Karang Jengkol, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap dibantu anggota Koramil 06/Kesugihan Kodim 0703/Cilacap melakukan pemberantasan hama tikus dengan cara gropyokan.

Pelaksanaan gropyokan tikus pada hari Rabu (06/05) mulai pukul 07.00 Wib di desa Karang Jengkol, Kecamatan Kesugihan, masyarakat bersama anggota Koramil secara berbondong-bondong menuju lahan persawahan guna melaksanakan perburuan hama tikus dengan membawa peralatan berburu tikus seperti alat jos pembakar belerang, pentungan, arit, dan lain sebagainya, dalam kesempatan ini turut hadir Danramil 06/Kesugihan (Kapten Inf Tukimin), Gapoktan Desa Karang Jengkol.

Menurut Danramil “ untuk mengatasi serangan hama tikus yang menyerang areal persawahannya sudah dilakukan dengan berbagai cara, baik menggunakan racun ataupun jebakan tikus namun populasi tikus terus meningkat, untuk itu dengan dibantu oleh anggota TNI, diharapkan masyarakat bekerja dengan penuh semangat agar hama tikus bisa diatasi “,

Danramil menambahkan “ gerakan pemberantasan hama tikus atau gropyok tikus yang dilaksanakan adalah sebuah usaha awal yang berkesinambungan, artinya dilaksanakan secara terus menerus. Sebab hama tikus tidak bisa dibasmi secara tuntas dalam satu hari, namun dalam jangka waktu yang lama dan ini hanya bisa mengurangi populasinya saja. Setiap hari sebetulnya para petani sudah melakukan perburuan terhadap hama tikus, yaitu dengan cara memberi umpan racun dan perburuan dengan cara lain, namun sifatnya hanya perorangan, tujuan dari kegiatan ini  adalah agar perolehan hasil panen melimpah dan program ketahanan pangan dapat tersukseskan “


Dari aksi gropyokan tikus ini ratusan ekor tikus berhasil ditangkap dan dimusnahkan, dengan musnahnya hama tikus di harapkan hasil panen padi akan melimpah dan semakin meningkatkan taraf hidup petani, sekaligus bisa menjadi penyokong lumbung pangan nasional, sesuai dengah program Swasembada Pangan.

0 komentar:

Posting Komentar