Home » » TMMD SENGKUYUNG TAHAP 1 TAHUN 2015 DI DESA HANUM KECAMATAN DAYEUHLUHUR DI TUTUP OLEH BUPATI CILACAP

TMMD SENGKUYUNG TAHAP 1 TAHUN 2015 DI DESA HANUM KECAMATAN DAYEUHLUHUR DI TUTUP OLEH BUPATI CILACAP

Written By Unknown on Kamis, 28 Mei 2015 | 16.20



DAYEUHLUHUR Media Center Kodim 0703/Cilacap  Kamis  (28/05/2015)  Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji menutup pelakanaan TNI Manunggal Membangun Desa/TMMD tahap I tahun 2015, di lapangan desa Hanum Kecamatan Dayeuhluhur.

Penutupan TMMD Pada Rabu (27/05) ditandai dengan penandatangan naskah penyerahan proyek TMMD Sengkuyung tahap I tahun 2015 oleh Komandan Kodim 0703 Cilacap, Letkol Inf. Ferry Irawan kepada Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji.

Penutupan dilakukan dalam satu upacara yang diikuti jajaran TNI Polri, Satpol PP, PNS, Mahasiswa, ormas, pelajar dan pramuka. Hadir dalam kesempatan tersebut Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, para kepala SKPD di jajaran Pemkab Cilacap, dan undangan lain.

Menurut Laporan Pasiter Kodim 0703 Cilacap, Kapten Inf, Saidin, TMMD tahap I tahun 2015 di desa Hanum Dayeuhluhur berhasil merampungkan sejumlah kegiatan fisik antara lain, pembangunan jalan makadam sepanjang 2.707 meter kali 2,5 meter, pembangunan turap jalan sepanjang 11 meter, pembangunan gorong-gorong bulat dua unit, dan pemugaran 20 unit rumah tidak layak huni/RTLH.
Sedang kegiatan non fisik yang dilaksanakan dalam rangka TMMD meliputi, pelayanan pengobatan gratis, pelayanan KB dan pemutaran film, pembuatan kartu kuning, pelatihan pengolahan pangan lokal, pembuatan akte kelahiran gratis, penyuluhan tentang kebencanaan, bela negara, narkoba dan PBB, dll.

Untuk merampungkan proyek-proyek kegiatan TMMD tahap I 2015 di desa Hanum Dayeuhluhur, didukung dana sebesar Rp. 457.757.000,- yang berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar 180 juta dan APBD Kabupaten Cilacap sebesar Rp. 277.757.000,-. 

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam sambutan tertulis yang dibacakan Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji menyampaikan, kegiatan TMMD terbukti mampu mewadahi aspirasi dan kepentingan masyarakat di daerah pedesaan.

Lebih lanjut dikatakan, berbagai kegiatan fisik yang diarahkan pada pembangunan infrastruktur dasar, sarana dan prasarana fasilitas umum, dll, terbukti mampu meningkatkan roda perekonomian daerah. Karena pembangunan infrastruktur mampu membuka isolasi antar desa atau daerah terpencil.

Begitu pula dengan kegiatan non fisik yang diarahkan untuk mendorong tumbuhnya inovasi dan kreativitas masyarakat desa, guna meningkatkan kualitas hidup dalam membangun daerahnya sendiri menuju kehidupan sosial yang lebih maju, sejahtera dan mandiri.

Dibagian lain, Gubernur menyampaikan, untuk mewujudkan kedaulatan pangan menuju Jawa Tengah yang sejahtera dan berdikari, maka penyuluhan pertanian perlu makin diintensifkan untuk mencapai swasembada pangan melalui peningkatan produksi dan produktivitas hasil pertanian, dengan tetap menjaga kelestarian sumber daya alam, meningkatkan konsumsi protein yang berasal dari produk pertanian, termasuk didalamnya gerakan makan ikan.


Pada kesempatan tersebut, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat.